Artwork Blizzard: prajurit Human menghadang ksatria undead berkuda di tengah pertempuran

Private Server WoW Ditutup: Nasib Turtle WoW dan Ascension

SOG
Tan Paulus

Terbit 26 September 202610 menit baca

Poin penting

  • Turtle WoW offline 15 Mei 2026. Hakim menandatangani putusan dan perintah permanen yang disepakati kedua pihak pada 15 April, isi perjanjian damainya rahasia
  • Project Ascension digugat 12 Juni, mengumumkan kesepakatan dengan Blizzard 28 Agustus, dan mematikan semua realm WoW-nya 4 September waktu Amerika
  • Gugatan Blizzard menuduh pelanggaran hak cipta, membobol pengaman client, dan membujuk pemain melanggar perjanjian. Tidak satu pun tuduhan diuji di persidangan

Dua private server WoW paling besar tutup tahun ini. Turtle WoW offline 15 Mei 2026, lalu Project Ascension mematikan semua realm WoW-nya pada 4 September, delapan hari sebelum BlizzCon. Keduanya berakhir lewat kesepakatan damai setelah digugat Blizzard.

Sumber utama artikel ini dokumen perkara di CourtListener, arsip publik pengadilan federal Amerika. Perlu diingat, gugatan isinya tuduhan, dan tidak satu pun tuduhan Blizzard pernah diuji di persidangan.

Apa itu private server WoW#

Private server adalah server WoW tidak resmi yang dijalankan orang di luar Blizzard. Programnya disebut emulator, yaitu software yang meniru cara kerja server asli Blizzard.

Pemain cukup mengunduh client WoW yang sudah dimodifikasi, bikin akun di situs server itu, lalu login. Tidak perlu akun Battle.net atau langganan. Uangnya datang dari donasi pemain, yang biasanya ditukar item kosmetik atau fasilitas tertentu.

Turtle WoW jalan hampir delapan tahun dengan WoW versi vanilla yang ditambah zona, dungeon, dan race baru. Pemain menyebut konsep ini "Classic Plus".

Project Ascension mulai 2016 dan terkenal dengan sistem classless. Satu karakter boleh mengambil skill dari class mana pun.

Linimasa singkat#

Terakhir diperbarui 26 September 2026. Semua tanggal di bawah memakai waktu Amerika, sesuai dokumen dan pengumumannya.

  • 29 Agustus 2025: Blizzard menggugat pengelola Turtle WoW di pengadilan federal California.
  • 15 April 2026: hakim menandatangani putusan damai untuk Turtle WoW.
  • 15 Mei 2026: server Turtle WoW offline.
  • 12 Juni 2026: Blizzard menggugat pengelola Project Ascension.
  • 28 Agustus 2026: Ascension mengumumkan tutup lewat "mutual agreement" dengan Blizzard.
  • 4 September 2026: semua realm WoW Ascension mati.
  • 12 September 2026: BlizzCon dibuka dan WoW Forever diumumkan.
  • 4 November 2026: WoW Forever rilis, di Indonesia Kamis 5 November jam 06.00 WIB.

Grafik di bawah menunjukkan status kedua server berubah mengikuti urutan yang sama: digugat, sepakat damai, lalu tutup. Jarak Turtle dan Ascension cuma beberapa bulan.

Dua server berbeda, jalurnya sama persis, dan dua-duanya selesai sebelum Forever diumumkan.Sumber · dokumen perkara di CourtListener dan pengumuman kedua server, dirangkum 26 September 2026.

Kenapa Blizzard menggugat#

Gugatan Turtle WoW setebal 49 halaman, gugatan Ascension 51 halaman, masing-masing dengan sembilan tuntutan yang hampir sama. Versi sederhananya, Blizzard menuduh pengelolanya:

  1. 1.Melanggar hak cipta WoW. Kode server, client, dan aset game disalin tanpa izin.
  2. 2.Membantu pemain ikut melanggar. Tiap pemain yang mengunduh client modifikasi dianggap membuat salinan tanpa izin.
  3. 3.Membobol pengaman client. Blizzard menyebut pengelola membuang pengaman yang membuat client cuma bisa jalan di server resmi. Tuduhan ini memakai undang-undang hak cipta digital Amerika (DMCA).
  4. 4.Membujuk pemain melanggar perjanjian. Pemain WoW terikat perjanjian lisensi dengan Blizzard, dan main di private server melanggarnya.
  5. 5.Menyesatkan soal asal produk. Merek dan logo WoW dipakai sampai orang bisa mengira server itu resmi.
  6. 6.Menjalankan usaha terorganisir yang melanggar hukum. Ini pasal RICO, dua tuntutan terakhir di tiap gugatan.

Yang diminta Blizzard: server ditutup, semua salinan materi diserahkan, laporan uang yang masuk, ganti rugi, dan biaya pengacara.

Di gugatan Ascension ada tambahan tuduhan. Blizzard menulis pengelolanya meraup jutaan dolar dari penjualan Donation Points, currency yang dibeli pakai uang asli. Blizzard juga menulis servernya di-host Aeza Group. Perusahaan Rusia itu kena sanksi Departemen Keuangan Amerika pada Juli 2025 karena melayani pelaku kejahatan siber.

Turtle WoW: putusan yang disepakati kedua pihak#

Pada 10 April 2026, Blizzard dan tergugat mengajukan draf putusan bersama ke pengadilan, ditambah pemberitahuan bahwa mereka sudah damai. Hakim Stephen V. Wilson menandatanganinya 15 April.

Judul dokumennya "Consent Judgment and Permanent Injunction". Consent judgment artinya putusan yang isinya disetujui kedua pihak, jadi hakim tidak memeriksa bukti lewat sidang. Permanent injunction adalah perintah pengadilan untuk berhenti melakukan sesuatu, berlaku selamanya.

Kepala dokumen Consent Judgment and Permanent Injunction terhadap AFKCraft Ltd., perkara Blizzard lawan Turtle WoW
Kata consent di judul menandakan isinya disetujui kedua pihak, jadi hakim tidak memutus lewat sidang.Sumber · dokumen 59 perkara 2:25-cv-08194 di CourtListener, ditandatangani 15 April 2026.

Isi putusan terhadap AFKCraft Ltd., perusahaan Hong Kong yang menurut Blizzard mengelola Turtle WoW:

  • Tuntutan pertama sampai ketujuh diputus untuk Blizzard. Dua tuntutan RICO tidak ikut di putusan ini.
  • Tergugat wajib berhenti permanen mengembangkan, menjalankan, atau mempromosikan private server untuk game Blizzard mana pun.
  • Larangan itu termasuk "Turtle WoW 2.0", yaitu versi remaster client WoW di Unreal Engine yang sedang dikerjakan.
  • Tergugat dilarang meminta donasi yang berhubungan dengan kegiatan tadi.
  • Tergugat dilarang menyerahkan client, software server, atau akun media sosial Turtle WoW untuk dijadikan "penerus" Turtle.
  • Kedua pihak melepas hak banding. Isi perjanjian damainya rahasia, termasuk ada atau tidaknya uang yang dibayar.

Media ramai menulis "Blizzard menang". Secara dokumen, yang terjadi adalah putusan atas kesepakatan, dan pengadilan tidak pernah menyatakan tuduhan RICO terbukti.

Pada 18 April, tim Turtle WoW mengumumkan di forum resminya bahwa hari terakhir server 14 Mei. Server mati jam 00.00 tanggal 15 Mei, zona waktunya tidak disebut.

Sebelum itu, semua realm dipercepat ke patch terakhir supaya pemain sempat mencoba raid barunya. Donasi langsung dimatikan. Situs, forum, dan media sosialnya dijadwalkan tutup 16 Oktober.

Pada 29 Mei, satu tergugat lagi menyetujui perintah permanen dan Blizzard mencabut gugatan terhadap sisanya. Perkaranya resmi ditutup 1 Juni.

Project Ascension: digugat Juni, tutup September#

Blizzard mengajukan gugatan terhadap pengelola Ascension pada 12 Juni 2026 di pengadilan federal California. Tergugatnya beberapa orang dan beberapa perusahaan yang menurut Blizzard cuma dipakai untuk mengalirkan uang. Hakimnya John W. Holcomb.

Pada 28 Agustus, pimpinan Ascension mengumumkan penutupan di Discord resminya. Ia menulis bahwa langkah ini bagian dari "mutual agreement" antara Ascension dan Blizzard. Semua realm WoW-nya mati 4 September jam 19.00 waktu Pasifik, atau Sabtu 5 September jam 09.00 WIB.

Isi pengumumannya menurut liputan PCGamesN dan Massively OP:

  • Support tetap jalan sampai hari terakhir.
  • Konten yang tersisa di jadwal tetap dirilis sebelum server mati.
  • Setelah itu, semua konten WoW dihapus dari situs dan media sosial Ascension.
  • Situs, media sosial, dan launcher-nya dipakai untuk proyek baru yang tidak berhubungan dengan game Blizzard.

Tanggal 1 September, kedua pihak mengajukan pemberitahuan damai bersama ke pengadilan. Syarat perjanjiannya rahasia dan bergantung pada tindakan yang harus beres dalam beberapa hari atau minggu. Perkara diminta ditunda sampai 1 Oktober 2026, dan Blizzard memperkirakan mencabut seluruh gugatan paling lambat tanggal itu.

Kepala dokumen Joint Notice of Settlement and Request for Stay of Action dalam gugatan Blizzard terhadap pengelola Ascension
Pemberitahuan damai ini diajukan bersama 1 September, tiga hari sebelum realm Ascension dimatikan.Sumber · dokumen 36 perkara 8:26-cv-01506 di CourtListener, dicek 26 September 2026.

Catatan perkara menunjukkan perintah hakim tanggal 2 September dan laporan penutupan perkara tanggal 3 September. Per 26 September, halaman depan ascension.gg berganti jadi "Ascension MMORPG Game" tanpa konten WoW sama sekali.

Banyak pemain dulu yakin Ascension aman karena servernya di-host perusahaan Rusia. Hasilnya tetap sama dengan Turtle WoW.

Nasib pemain dan karakternya#

Karakter, gold, dan item di private server cuma tersimpan di database server itu. Begitu server mati, karakternya ikut hilang.

Karena private server tidak memakai akun Battle.net, karakter di sana tidak pernah tercatat di akun resmimu. Blizzard tidak punya datanya, jadi tidak ada jalur resmi memindahkannya ke Classic, Anniversary, atau Forever.

Saya juga tidak menemukan pengumuman pengembalian dana dari kedua server. Anggap donasi yang sudah masuk tidak kembali.

Buat yang mau lanjut main versi lama secara resmi, pilihannya Classic Era, TBC Anniversary, atau WoW Forever nanti. Status tiap versi Classic sesudah BlizzCon ada di nasib WoW Classic.

Reaksi komunitas#

Reaksi pemain terbelah. Sebagian marah karena komunitas yang dibangun bertahun-tahun hilang dalam sebulan, dan Massively OP melaporkan Discord Turtle WoW sempat dibanjiri makian ke Blizzard.

Sebagian lain tidak terlalu bersimpati. Alasan yang paling sering muncul di kolom komentar Wowhead dan Massively OP adalah uang. Server ini memungut donasi dan menjual item dari game milik orang lain.

Ada juga yang yakin servernya bakal muncul lagi di negara lain dengan nama baru. Putusan Turtle WoW justru melarang pengelolanya menyerahkan software dan akun Turtle ke "penerus" mana pun.

Pada Oktober 2025, tim Turtle WoW sempat mengirim surat terbuka yang meminta Blizzard membuat sistem lisensi untuk server buatan komunitas. Saya tidak menemukan tanggapan terbuka Blizzard atas surat itu.

Di hari terakhir, GamesRadar melaporkan banyak pemain berkumpul di dalam game untuk berpamitan.

Hubungannya dengan WoW Forever#

Blizzard tidak pernah menghubungkan penutupan dua server ini dengan WoW Forever. Di gugatan, alasannya hak cipta, pengaman client, dan pendapatan yang hilang.

Kaitan itu datang dari media dan komunitas. Wowhead menyamakan penutupan Ascension dengan Nostalrius, private server yang ditutup pada 2016 sebelum Blizzard mengumumkan WoW Classic di BlizzCon 2017.

Game Rant menulis bahwa konsep "Vanilla Plus" yang dibawa Forever sudah lebih dulu dijalankan Turtle WoW, lengkap dengan zona, dungeon, dan quest baru. PC Gamer mencatat Turtle juga tidak pernah menaikkan level maksimal. Forever sama: level cap 60 yang tidak akan dinaikkan, plus zona dan raid baru.

Yang pasti cuma urutan waktunya: empat bulan setelah Turtle offline, Blizzard mengumumkan versi WoW resmi dengan konsep serupa. Motif Blizzard di luar isi gugatan tidak pernah dinyatakan. Isi, jadwal, dan harga Forever ada di panduan WoW Forever.

Waspada "private server baru" palsu#

Setiap kali server besar tutup, biasanya muncul situs atau launcher yang mengaku server pengganti. Sebagian di antaranya jebakan untuk mencuri akun atau uang. Gugatan Blizzard terhadap Ascension juga menulis private server membawa risiko keamanan bagi pemainnya. Tanda yang perlu kamu curigai:

  • Minta login Battle.net. Private server tidak memakai akun Battle.net. Halaman yang meminta email dan password Battle.net hampir pasti phishing, yaitu halaman palsu pencuri akun.
  • Janji bawa karakter lama. Data karakter Turtle WoW dan Ascension tidak bisa dipindahkan ke mana pun. Tawaran "karakter lama dipulihkan" tidak punya dasar.
  • Launcher dari link tidak jelas. File .exe dari Discord atau Telegram orang asing bisa berisi malware pencuri password dan data browser.
  • Jual donasi, slot VIP, atau akses awal. Uang yang ditransfer ke server tidak resmi tidak punya perlindungan apa pun. Kalau servernya hilang, uangmu ikut hilang.

Kalau diminta transfer ke rekening pribadi, cek dulu nomornya di cek rekening penipu. Password akun Blizzard jangan pernah dibagikan, alasannya ada di kenapa akun WoW kena banned. Panduan transaksi WoW yang aman ada di halaman jual beli WoW.

FAQ

Kenapa Turtle WoW ditutup?

Blizzard menggugat pengelolanya pada Agustus 2025, terutama soal hak cipta. April 2026 kedua pihak sepakat damai, lalu hakim mengesahkan putusan dan perintah permanen yang isinya mereka setujui. Server offline 15 Mei 2026.

Apakah Blizzard menang di pengadilan?

Tidak lewat sidang. Putusan Turtle WoW adalah consent judgment, putusan yang isinya disepakati kedua pihak berdasarkan perjanjian damai rahasia. Perkara Ascension juga selesai lewat kesepakatan, dan Blizzard memperkirakan mencabut gugatannya paling lambat 1 Oktober.

Kapan Project Ascension tutup?

Semua realm WoW Ascension mati 4 September 2026 jam 19.00 waktu Pasifik, atau Sabtu 5 September jam 09.00 WIB. Pengumumannya keluar 28 Agustus, dan server mati delapan hari sebelum BlizzCon dibuka 12 September.

Karakter private server bisa dipindah ke WoW resmi?

Tidak bisa. Karakternya cuma tersimpan di database server itu dan tidak pernah tercatat di akun Battle.net, jadi tidak ada jalur resmi untuk memindahkannya.

Apakah WoW Forever pengganti private server?

Blizzard tidak pernah menyebutnya begitu. Kaitan itu datang dari media dan komunitas karena konsep Forever mirip Turtle WoW dan waktunya berdekatan. Forever rilis 4 November waktu Amerika, atau 5 November jam 06.00 WIB.

Sumber20 sumber yang dipakai
Catatan perubahan1 catatan
  • 26 September 2026: artikel terbit.

Tan Paulus

Admin SOGamers sejak 2021

Menjalankan komunitas jual-beli gold SOGamers di Telegram sejak 2021 dan mengelola SOGamers Guard, sistem laporan scam yang dipakai anggota untuk mengecek penjual sebelum transfer. Per 8 September 2026 datanya berisi 1.712 entri blacklist dan 552 akun Telegram yang ditandai. Artikel yang ditulis di sini berangkat dari laporan yang benar-benar masuk dan dari pengalaman harian menengahi transaksi antar-anggota.

Semua artikel dari Tan Paulus →

Baca juga